Saturday, November 27, 2010

Closet Muslim?

Assalamu'alaikum,
Sudah lama tak tulis . Bukan ape , kering idea. Bila basah idea, masa pula tidak ada.

Aku pernah menemui istilah ini dari kalangan mualaf. Sebelum itu aku kurang ngerti maksud nya.Tapi salah seorang dari sahabat menghuraikan . Seorang "Closet Mualaf" adalah mereka yang memeluk Islam secara senyap-senyap tanpa memberitahu sesiapa atau lebih tepat keluarga mereka. Ada di antaranya masih tinggal bersama keluarga mereka yang bukan Islam.

Apabila di tanya,kenapa mereka menyembunyikan dari pengetahuan keluarga.Ini alasan mereka:
***takut keluarga berkecil hati dan mereka juga tidak bersedia berpisah dari keluarga dan tidak sanggup di buang keluarga.
***keluarga mengugut akan membunuh diri sekira nya mereka memeluk Islam.

Aku merasakan agak janggal kenapa mereka bertindak demikian kerana:
~Islam tidak pernah menggalakkan putus silahturrahim.
~kalau tidak bersedia ,kenapa memeluk Islam?
Ada yang sampai takut untuk berpuasa kerana masih tinggal bersama keluarga dan khuatir tindakan mereka di ketahui keluarga.

Ini salah !Kerana puasa itu wajib.Solat itu wajib! Ini perkara rukun Islam. Perkara paling asas sebagai seorang Muslim. Tidak boleh di buat main-main dan tidak boleh di lakukan dalam keadaan was-was serta ada halangan.

Sekarang sudah ada bantuan dari pihak PERKIM.Sekira nya anda tidak yakin untuk menyatakan hajat memeluk Islam kepada keluarga anda.Pinta lah bantuan.Aku tahu perkara kasih sayang keluarga bukan sesuatu yang boleh di jual beli. Aku mengalami nya perkara yang lebih buruk.

Cuma apa yang aku ingin nasihatkan kepada golongan ini ialah:
**Segala dugaan datang dari Allah (swt) hanya sementara. DugaaNya hanya di dunia sahaja.Pembalasan Nya adalah selama nya.Anda pilih sendiri ,mahu yang baik atau yang tidak baik.
Hadapi ia dengan ridha dan ikhlas.Kerana ganjaran Nya bukan hanya dunia . Tapi di bawa sehingga AKHIRAT.

**Bukan senang jadi seorang Mualaf. Tapi lagi susah kalau kita bukan seorang Muslim.Seksa Nya sampai akhirat.

Dari segi undang-undang , hak anda juga terjamin sekiranya terjadi perkara seperti kematian.

Jadi, isytiharkan diri anda seorang Muslim .Hadapi dugaan dengan redha. Insya Allah , anda selamat.

Aku tidak akan tulis lebih panjang dari ini.....



sila baca link ini
http://amranabdullah.blogspot.com/2010/11/darul-wardah-jadi-tempat-tinggal-18.html

3 comments:

Khadijah C. said...

Assalam Alaikum,

I guess it would be easier for you to understand the struggle of how a convert goes through in this scenario...

God forbids! But imagine one day you believe in Christianity and wants to be a Christian... Imagine telling that to your family...

Now you understand the struggle~

Be more patient with the converts, it's a phrase they'll go through~ Don't push them for it'll just make matter worst~

What matter most in the beginning is the relationship they have with Allah(SWT)~

Time will come when they will be a full practising muslim~ People take time to adjust~ Just like baby take time to learn about solat, about fasting and all~

Meanwhile, advise them to communicate with Allah(SWT) to bring them closer to Him~

It's easy to show outwardly how to be muslim, but it's more difficult to start from within~

I hope you can understand the struggle now~

W'salam,
Khadijah C.

al-Mustafa said...

Thanks for your view.

Anonymous said...

Salam bro.
Such reasons are due to ignorance. And I have always said that the only cure for ignorance is awareness. We cannot ask people to respect us nor respect our decisions. We can only practice what we preach and lead by example. Good fruit comes from good trees :) There is lack of awareness about Islam as a religion to other religions. In fact, a lot of negative perspective than positive. So who is responsible? Well of course the Muslims have to take charge and show how beautiful Islam is. People always fear what they don't know. Actually this is only in Malaysia :) Other countries no problem.